oleh Kelompok 6
1. Izmi Unaissah (205030700111018)
2. M. Irfan Sani (205030707111016)
3. Vicky Amalina .S.H. (205030707111012)
Kebijakan dokumen termasuk ke dalam kebijakan mutu pada
pengendalian dokumen. Kebijakan dokumen dilakukan untuk membantu perusahaan
atau organisasi dengan menerapkan sistem manajemen mutu. Kebijakan mutu sendiri
ialah kebijakan resmi dan tertulis dari manajemen perusahaan tentang komitmen
perusahaan dalam memperhatikan dan mempertimbangkan aspek-aspek mutu di
aktivitas keseharian organisasi atau perusahaan.
Dengan berdasarkan pada bahan ajar yang telah diberikan, berikut draft kebijakan dokumen yang telah kami diskusikan secara kelompok.
|
Draft |
Isi |
|
|
Lembar Pengendalian/Identifikasi |
Berisi proses (perumusan, pemeriksaan, persetujuan,
penetapan, dan pengendalian), penganggung jawab yang terdiri dari nama,
jabatan, dan tanda tangan, lalu tanggal dimulainya. |
|
|
Pendahuluan |
Pada bagian ini, dijelaskan apa itu kebijakan
dokumen dan bagaimana cara membuat kebijakan dokumen dengan didasarkan oleh
tinjauan pustaka atau kajian literatur mengenai kebijakan dokumen. Selain itu, pada bagian pendahuluan ini juga
dijelaskan mengenai ringkasan dari keseluruhan draft kebijakan dokumen yang
akan dibuat oleh perusahaan/organisasi. |
|
|
Latar Belakang |
Bagian ini menjelaskan tentang hal yang mendasari
mengapa organisasi/perusahaan membuat kebijakan dokumen, seperti keperluan
perusahaan atau salah satu dokumen administrasi yang harus dimiliki oleh
sebuah perusahaan/organisasi. Selain itu, bagian ini juga menjelaskan
mengenai kebijakan dokumen yang telah dibuat, perubahan berkaitan mengenai
hukum dokumen, serta peraturan atau standar dari perusahaan/organisasi
mengenai dokumen. |
|
|
Komponen Dokumen Kebijakan |
Tujuan |
Pernyataan singkat mengenai alasan pembuatan kebijakan tersebut, termasuk jika sesuai, referensi
ke peraturan eksternal, diskusi kebijakan lebih lanjut, dll. |
|
Ruang Lingkup |
Bagian ini menjelaskan tentang kisaran aplikasi atau
pemakaian dokumen dalam hal orang yang mencakup, fasilitas, dan lain
sebagainya (disesuaikan dengan perusahaan/organisasi). |
|
|
Rincian Pernyataan |
Pernyataan kebijakan secara lengkap. Jika tanggal
efektif berbeda dari penerbitan tanggal di spanduk judul, dan kemudian diskusi yang
sesuai tentang kapan kebijakan yang berlaku harus disertakan dengan pernyataan
kebijakan yang baru. |
|
|
|
Penerapan |
Tepatnya kepada siapa kebijakan berlaku dan
konsekuensi ketidakpatuhan, jika ada. |
|
|
Definisi |
Menjelaskan definisi secara istilah dari dokumen
kebijakan |
|
|
Penanggung jawab |
Menampilkan nama kantor dan jabatan individu
tertentu (dengan nomor telepon dan alamat surat elektronik, yang sesuai) yang harus
dihubungi interpretasi, penyelesaian masalah, dan situasi
khusus. |
|
|
Kebijakan Otoritas |
Pejabat atau kelompok administratif atau akademis tertinggi
yang memberi otorisasi kebijakan. Jika sesuai, orang mungkin juga mencatat
tanggal tinjauan wajib berikutnya. |
|
Referensi |
Menunjukkan informasi tentang kebijakan atau
prosedur terkait, pedoman, formulir, dll. Berikan referensi yang lengkap dan pastikan dokumen
yang dikutip sudah tersedia tersedia (yaitu, baik sebagai manual yang
didistribusikan secara luas seperti Bisnis dan Buletin Keuangan, Manual Akuntansi, Manual Kontrak
dan Hibah; atau tersedia dalam Kebijakan dan Manual Prosedur kampus
on-line). Jika diperlukan, berikan pembahasan latar belakang tambahan di sini. |
|
|
|
Penerappan Prosedur |
Menjabarkan referensi dari
prosedur secara rinci yang direkomendasikan untuk
dilaksanakan atau maksud dari pembuatan kebijakan tersebut. |
DAFTAR REFERENSI
From, I. (2003). 8 . Developing guidelines for Document Management
through WPMS for construction. 149–163.
Nuclear Information and Records Management Association. (2010). Document
Control and Records Management Process Description. 1–40.
https://international.anl.gov/training/materials/6H/Gilbert/PDG02 Documents and
Records Process Description.pdf
STIMIK ESQ. (2015). Kebijakan SPMI. 1–7.
http://dx.doi.org/10.1016/j.proeng.2014.11.791%5Cnhttp://dx.doi.org/10.1021/ie9906363%5Cnhttp://pubs.acs.org/doi/pdf/10.1021/ie9906363%5Cnhttp://dx.doi.org/10.1016/j.wasman.2008.06.038%5Cnhttp://dx.doi.org/10.1016/j.wasman.2008.11.022%5Cnhttp://www.scopus
Comments
Post a Comment